9olda.net
May
27

Senta: Calm City

permalink Posted at: 8:08 pm

Sudah lebih dari 2 minggu aku melewati hariku di Senta, SCG (Serbia Crna Gora : Serbia Montenegro). Hayah.. namanya bukan Yugoslavia lagi. Senta itu kota kecil, hanya ada 1 pom bensin, ada 1 taman kota pas di depannya City Hall, ada 1 kantor polisi, 1 pemadam kebakaran, 1 rumah sakit, 1 library, 1 pasar tradisional, 1 ruang theater, 1 bioskop, 1 kedutaan Hungary (kecil sih, soalnya deket perbatasan), dan semua itu berada di tengah-tengah kota Senta-nya.

Anggap saja Camdig ku rusak, jadi jangan minta skrinsyut.

Kebetulan rumahku tidak jauh dari tengah kota itu. Bagiku, jalan kaki (setiap hari) ke tengah kota untuk beli voucher hp, fresh strawberries untuk sarapan, bir buat nenek, roti, sayuran dan daging untuk lunch hari ini, ataupun jalan ke warnet itu enakkk banget. Di Jkt, jalan kaki pakai hotpens mana bisa? Paling juga hanya bisa dilakukan di mall (itupun tanpa hot-pants). Uhh.. membosankan.

Mudah-mudahan betisku tambah berotot ketika aku pulang. Dan juga badanku jadi agak kurusan + sekel.

Selama di Senta ini, bahasaku dengan nenek pakai bahasa Hungary dengan pelan-pelan. Tiap tahun aku kembali ke Indo, pasti akan lupa karena tidak pernah di pakai. Tapi begitu balik lagi ke sini, semua terasa ingat kembali. Buktinya, aku pun bisa jalan di pasar sendiri dan beli ini itu. Oh ya, berantem mulut sama nenek pun masih bisa dijabanin. Hihihi.

Nenek, ah.. senangnya punya 2 nenek (dari bokap dan nyokap) yang paling sayang sama cucunya yaitu aku. Kedua nenek ku gemuk! *mesti hati-hati nih, karena punya kecenderungan gemuk suatu saat nanti*. Nenek ku yang di Senta ini doyan makan. Masak pun jago. Rajin cium pipiku tiap pagi hari dan saat-saat tertentu. Mamaku saja sangat jarang cium pipiku :p. Tapi jangan harap bisa lolos dari kemarahan nenek kalo keinginannya gak diturutin (ah, jadi ingat sifat diri sendiri yang juga kyk gitu.. hahaha). Mama bilang sendiri, sifat ku dan sifat nenek itu banyak sama nya. Tapi aku bilang, kita bertiga (nenek, mama dan aku) semua mirip koq. It runs in our gene!

Kemarin hari jumat, seharian aku tidur. Memang kegiatanku sekarang lagi menghabiskan 7 buku Narnia. VCD Tokyo Love Story sudah susah diharapkan untuk bisa di tonton di leptop karena cd-nya kepanasan lalu melengkung *halah*, dan DVD lainnya sudah di tonton (malah ada yg bawa casingnya, tapi isi DVDnya malah gak ada *b.o.d.o.h*). Aku lagi melihat tanggal, wuih, 2 minggu lagi aku pulang sampai di Jkt. Pasti bedaaaa banget sama disini.

Senta itu kota tenang. Tidak ada kegiatan yang hectic disini. Semuanya serba tenang dan kalem. Banyak toko-toko kecil menjual baju, alat-alat mancing, bertani, kios kecil, cafe-cafe pinggir jalan (open air), es krim (ah.. enak banget es krim rasa lemon). Bahkan ada toko khusus jual kaos kaki dan stocking lucu-lucu motifnya (sayang, stocking warna warni lagi gak musim di Jkt).

I wonder, pasti begitu aku pulang ke Jkt, harus menghindari yang namanya jam macet, parkir sana sini bayar, kemana-mana hitungannya jam-jaman, mau pergi ke beberapa tempat harus dipikirkan rute nya, harus balik kerja lagi (hihihi.. can’t get away from this one), harus mengurus rumah dan sibuk di internet sepanjang sore-malam. Hectic!

I wonder, again, ada gak yang kangen sama aku di Indo? Yang menungguku pulang.. Yang menunggu oleh-oleh.. Yang menunggu untuk melepas rindu padaku. Yang membutuhkan ku (kantorku mungkin).. Hihihi..

Andry Huzain: gimana kabarnya gol
Golda: baik2 saja
Golda: disini sih tenaangggg banget
Golda: gak kyk di jkt
Andry Huzain: iya iya… tapi cepetan pulang ke indo. kamu keluar negeri, indo udah gempa 2 kali
Golda: bener juga
Golda: *berasa dibutuhkan di Indo*

16 Feedbacks »

  1. Gravatar

    andry

    27 May 2006 @ 8:29 pm
    Type: comment

    Niscaya, kembalimu nanti bisa membawa ketenangan Senta bagi Jakarta dan terutama sekali ketenangan bagi ..ehm.. seseorang yang konon saat ini lagi on the way to home.. ;)

  2. Gravatar

    dental

    27 May 2006 @ 8:37 pm
    Type: comment

    aku punya nenek tapi nggak doyan minum bir, cuma jamu tradisional doank…

    miss you too

  3. Gravatar

    geblek

    28 May 2006 @ 9:25 am
    Type: comment

    oleh oleh jgn lupa
    kalo gak bawa oleh2 suruh balek lagi !
    indonesia tdk mau nermia lo

  4. Gravatar

    esge

    29 May 2006 @ 8:11 am
    Type: comment

    iya…cepet pulang….
    indonesia membutuhkan kamu..
    hihihi…

  5. Gravatar

    didats

    29 May 2006 @ 4:21 pm
    Type: comment

    SOKOOOOOOOOR………..
    emang enak di jakarta…
    hihihi

    *siyul siyul*

  6. Gravatar

    leyaa

    29 May 2006 @ 4:35 pm
    Type: comment

    hey golda! pa kabar?

    u damn right girl di indonesia ga bisa pke hotpants…padahal kan gerah yah :D

  7. Gravatar

    medon

    30 May 2006 @ 2:55 am
    Type: comment

    santa berarti seperti Sukabumi ya? hahahhaha…

  8. Gravatar

    Mira Marcellia

    30 May 2006 @ 8:21 am
    Type: comment

    Makanya cepet pulang

  9. Gravatar

    arjuna

    30 May 2006 @ 3:21 pm
    Type: comment

    gilingan
    nenek gue aja cuma minum aer putih ama teh anget

  10. Gravatar

    Joan

    30 May 2006 @ 6:04 pm
    Type: comment

    Udah gak dingin lagi, Golda?

  11. Gravatar

    hericz

    31 May 2006 @ 10:07 am
    Type: comment

    Jangna lupa oleh-oleh ya neng goldah. yang bau-bau yurep gitu deh..

    *mode ibu-ibu centil*

  12. Gravatar

    Aryo Sanjaya

    1 Jun 2006 @ 12:54 am
    Type: comment

    aku ngikut #11 aja deh.

  13. Gravatar

    puput

    1 Jun 2006 @ 10:14 am
    Type: comment

    hi..hi.hi lucu juga yah baca tulisan kamu.. ^^

    di luar negri tapi bisa tau kata2 “halah” ..^^ kayaknya kamu deket banget ama indo..

  14. Gravatar

    wandira

    1 Jun 2006 @ 11:04 am
    Type: comment

    Sayang sekali yah gak ada skrinshot nya .. kayanya enak banget satu kota kecil nuansa eropa kaya gitu…

    lam kenal golda.

  15. Gravatar

    macchiato

    2 Jun 2006 @ 6:32 pm
    Type: comment

    bhs Hongaria salah satu yg tersusah sedunia euy!

  16. Gravatar

    amen

    3 Jun 2006 @ 1:05 pm
    Type: comment

    denger dari temen gua kalau orang eropa timur bilang bir itu ‘roti cair’
    btw tips buat cd yg melengkung, cari 2 lempengan kaca, press cd nya di tengah2 sambil dijemur di matahari. mudah2 an bisa rata lagi

Leave a comment

(required) :

(required) :

:
Your comment:

 

free web site hit counter