9olda.net
May
22

Aku, Peninggal Jejak

permalink Posted at: 9:10 pm

Menjadi seorang Golda, agak unik. Tidak mau menjadi trend setter, tapi juga tidak mau ketinggalan jaman. Tidak berani presentasi saat sidang, tapi bisa menjadi pembuat topik dalam arisan. Tidak mau disamakan, tapi juga tidak mau terlalu berbeda dengan sekitarnya. Karena itulah, aku mempunyai kecenderungan meninggalkan jejak. Ngga nyambung? Ngga papa.

Aku masih ingat, semasa SMA ku, aku suka mencoret mejaku, menulis indah, mengukirnya dengan penggaris besi, meliukkan huruf menjadi namaku. Ketika aku berpacaran dengan Yosi, setiap aku mempir ke kantornya, tidak lupa aku menulis “Golda was here” di papan white board di ruangan itu. Besoknya, Mbak Yanti telpon aku, “Golda main ke kantor koq pas aku lagi tugas keluar sih?”. “Lho, Mbak Yanti tau aku dateng dari mana?” kataku. Mbak Yanti: “Nah itu dari tulisanmu di white board”. Hihihi, aku saja sampai lupa.

Ketika aku bertemu dengan Kori di rumahnya, hanya dengan sekali pandang aku bisa menemukan jejak yang kutinggalkan. Boneka Kenny-South Park dariku, botol parfum dariku yang jadi pajangan, foto Kori yang kupotret dan ku-pigura, bahkan botol sambel yang waktu itu kuhabiskan selama sebulan di Yugo pun masih mereka simpan karena unik (tidak ada di Yugo). Lucunya, beberapa hari sesudahnya aku mampir lagi untuk bertemu dengan ayah dan ibunya (Kori sedang tidak ada saat itu), aku meminjam sebentar kamus Hungarian-English kepunyaan Kori, aku menemukan sticker “Miss You” masih ada disana. Diam-diam aku tertawa saja melihat ulahku.

Aku jadi ingat, Kanchi pernah cerita pada Rika Akana (Tokyo Love Story) bahwa dia pernah menulis namanya di tembok sekolahnya ketika ia lulus. Aku juga meninggalkan coretan di tembok sekolah. Bukan sekolahku, tapi sekolah Kori. Temukan saja graffitti nya di foto bawah ini.

graffitti

Kemarin aku kesampaian jalan kaki di atas dam (dam yang dibangun di sisi sepanjang sungai Tisza dan kota Senta). Dam ini berupa timbunan tanah yang cukup tinggi, dan di atasnya bisa dibuat jalan kaki bahkan mobil bisa lewat (jika diperlukan). Di sepanjang dam, yaitu dari tengah kota Senta melewati samping hutan kecil Népkert, melewati satu-satunya kolam renang, hingga jalan menuju Csarda (pinggir sungai yang pasirnya seperti pasir pantai) terdapat sumur tua yang sudah tidak dipakai. Di atas sumur itu (bisa di duduki) aku pernah menghabiskan beberapa jam ngobrol saat pdkt dengan Kori tengah malam. Aku meninggalkan permen karetku di tiang lampunya, kutempel dan kubentuk jadi bentuk hati. Ketika itu summer 2000. Kemarin aku cek, masih ada!

Kebiasaan meninggalkan jejak ini mungkin pernah kamu perhatikan. Entahlah, mungkin hanya coretanku di tas ransel, barang-barangmu yang kuberikan/beli bersamaku, kemeja merah marun yang sering kamu pakai, … kamu lirik saja, mungkin kamu bisa menemukannya.

Untuk kekasihku, kamu pasti bisa menemukan jejak itu di kamarmu. Aku menulisnya dengan tanggal. Bloody missing you!

bawalah daku bersama ke dalam setiap langkahmu
di manapun kau berada, rinduku smakin meraja
kangen aku padamu
tiada akan dapat ku obati, tanpa kunikmati.. senyummu
(senyum di wajahmu)..

24 Feedbacks »

  1. Gravatar

    isdah

    22 May 2006 @ 9:21 pm
    Type: comment

    pertamax

  2. Gravatar

    henny

    22 May 2006 @ 9:25 pm
    Type: comment

    **sodorin markerpen dan punggung t-shirt a la lulus-lulusan sekolah dulu**

  3. Gravatar

    endhoot

    22 May 2006 @ 9:31 pm
    Type: comment

    *langsung berkeliling ruangan kerjaku, mencari jejakmu, oh ada bekas iler di atas meja sebelah mejaku*

    hihihihiihi…

    eh ntar sampe rumah mo ngecek juga tembok2 adakah kamu meninggalkan jejak juga?

    *kabur dari kejaran Golda*

  4. Gravatar

    Joan

    22 May 2006 @ 9:45 pm
    Type: comment

    Itu permen karet apa udah nggak aneh ya? ;))

  5. Gravatar

    saylow

    22 May 2006 @ 10:37 pm
    Type: comment

    …nggak ada tuh tattow namamu di pangkal pahaku… gimana sih!@^&(%$**

  6. Gravatar

    v n u z

    22 May 2006 @ 11:29 pm
    Type: comment

    ooooooo

  7. Gravatar

    Ebo

    23 May 2006 @ 3:11 am
    Type: comment

    meninggalkan jejak dulu… wah, si alis tebal cukup beruntung bertemu si romantic maker…

  8. Gravatar

    medon

    23 May 2006 @ 4:14 am
    Type: comment

    romantis pisan euy!

  9. Gravatar

    andriansah

    23 May 2006 @ 10:25 am
    Type: comment

    permen karetnya masih enak gak?

  10. Gravatar

    didats

    23 May 2006 @ 10:38 am
    Type: comment

    *ngangguk-ngangguk aja*

  11. Gravatar

    esge

    23 May 2006 @ 1:04 pm
    Type: comment

    wah….iseng bin romatis juga…
    pantesan dikangenin banyak orang.. :p

  12. Gravatar

    Leo

    23 May 2006 @ 3:40 pm
    Type: comment

    Hehe ingat di gunung bawakaraeng…dgn seenaknya gw nyoret sana sini…gw baru nyesel beberapa taon kemudian..kalo gw udah ngerusak alam

  13. Gravatar

    geblek

    23 May 2006 @ 4:43 pm
    Type: comment

    5#dipahamu gak ada bi.tapi dipahanya pasti ada jejak/stempel hurup D.
    *kaborrrr*

  14. Gravatar

    dian ina

    23 May 2006 @ 5:26 pm
    Type: comment

    wah, neng golda harsu ikutan bersihin tembok sekolahnya kori. bukannya ngasih contoh baik sama adike kelas mantan pacar, tapi kok malah ngajarin oret-oret.
    kotor, tau!

  15. Gravatar

    dental

    23 May 2006 @ 5:55 pm
    Type: comment

    a footstep, well…

  16. Gravatar

    fajri

    24 May 2006 @ 10:48 am
    Type: comment

    fajri was here

  17. Gravatar

    arjuna

    24 May 2006 @ 12:40 pm
    Type: comment

    fajri wasir

  18. Gravatar

    Mira Marcellia

    24 May 2006 @ 4:09 pm
    Type: comment

    Fajri, wasir aja bangga

  19. Gravatar

    lenje

    25 May 2006 @ 2:01 am
    Type: comment

    Itu permen karet dari tahun 2000???? ckckkckck… ternyata masih ada pemda yg lebih jorok daripada pemda jakarta, kekekekek…

  20. Gravatar

    arie

    26 May 2006 @ 6:56 pm
    Type: comment

    arie was here..
    hemm harus bikin stempel nih

  21. Gravatar

    Junkerz side B

    26 May 2006 @ 8:08 pm
    Type: comment

    PERUSAK LINGKUNGAN!!!!

  22. Gravatar

    ge

    27 May 2006 @ 2:39 am
    Type: comment

    hihi.. mau dong ditinggalin jejak. apalagi kalau jejaknya belasan lembar 100 ribu-an. :)

    salam kenal…

  23. Gravatar

    Aryo Sanjaya

    27 May 2006 @ 4:21 am
    Type: comment

    itulah gunanya shoutbox, sus.

  24. Gravatar

    puput

    1 Jun 2006 @ 10:17 am
    Type: comment

    ha..ha..ha.. peninggal jejak
    ^^
    asli.. tulisannya lucu2
    kapan2 saya cari2 jejak kamu … ^^

Leave a comment

(required) :

(required) :

:
Your comment:

 

free web site hit counter