9olda.net
Jan
26

Memori Tentang Dewa

Siapa sih yang ngga tau grup ben Dewa? Atau at least bagi jaman jadul, mereka sempat memakai nama Dewa 19. Sejak Once menjabat menjadi vokalis dan Tyo menjadi drummer, Dewa seakan mempunyai aliran yang cukup beda dari Dewa 19-nya. Eh tapi kabar baru kalo Album barunya Republik Cinta pake nama Dewa 19 lagi? Niwey, bukan itu yang mau aku sampaikan. Aku yakin, kamu-kamu semua pasti punya memori tentang lagu-lagu Dewa.

Saat kemarin aku menunggu samwan dengan samtingnya, aku dikasih 2 Album Konser Dewa oleh samwan yg laen lagi. Aduh senangnya. Lagu-lagunya campuran dari jaman Dewa 19 dan Dewa sekarang, dan pastinya lagu yang ngetop! Langsung ku ambil mp3 playerku, hapus semua album Greenday yang Kerplunk dan Hanson yang Middle of Nowhere, masukin 2 Album Konser Dewa dan Album baru Dewa. Thanks, YC!

Nih playlist nya:

  • Separuh Nafas
  • Restoe Boemi
  • Aku Milikmu
  • Cukup Siti Nurbaya
  • Bukan Rahasia
  • Mistikus Cinta
  • Lagu Cinta
  • Elang
  • Kasidah Cinta
  • Pupus
  • Cemburu
  • Kosong
  • Bunga
  • Dua Sejoli
  • Hidup Adalah Perjuangan
  • Juara Sejati
  • Angin
  • Manusia Biasa
  • Arjuna
  • Roman Picisan
  • Kamulah Satu-satunya

Nah, sekarang tentang memori.

Terakhir aku menonton PL Fair, saat Dewa manggung dengan mengusung lagu barunya di Album Bintang Lima. Ya, saat Dewa manggung, aku malah di luar area sekolah PL untuk mencari mobil karena sudah ditunggu Mom di rumah. Damn.. nasib masih anak SMA.

Selama 5 tahun aku kuliah di UI, sudah 3 album keluar. Jadi memori tentang kampus UI identik dengan Dewa. Fak Hukum hampir saja sempat menampilkan konser Dewa yang aku sudah beli tiketnya, tapi terpaksa mereka membatalkan konsernya Album Cintailah Cinta entah kenapa. Perjalanan ke kampus tidak bosan-bosannya menyetel kaset Dewa diulang-ulang. Teman-teman kampusku juga penggemar Dewa banget. Cocok deh. Bahkan album Arjuna Mencari Cinta-nya yang sempat habis dimana-mana, kubela-belain cabut kelas untuk ngejar sampai ke Depok Mall dan Depok Plaza yang katanya masih ada kasetnya. Aku masih ingat, ngerjain tugas D3 di salah satu kost temanku di dekat kampus, ditemani lagu-lagu Dewa.

Tahun ajaran S1 Ext. juga tidak luput dengan Album Laskar Cinta yang menemani ujian terakhir di bangku perkuliahan dan semester terakhir magang sebelum lulus. Lagu Pangeran Cinta menemaniku pembuatan Business Plan yang harus kuketik 30 halaman selesai dalam 3 hari dengan beberapa gelas kopi dan rokok. Lagu Restoe Bumi menemaniku menikmati masa-masa indah untuk beberapa bulan. Lagu Separuh Nafas mengingatkanku Inul joget (hihihi). Lagu Arjuna mengingatkan Chicis (keponakan mantanku) yang bisa nyanyi hanya bagian teriakan sesudah “..akulah arjuna.. “, lucu sekali! Lagu Cemburu aku ingat Ditta saat masih menjabat jadi Store Manager di QB PI.

Yang paling kuinginkan adalah menonton konser Dewa dengan leluasa, sambil lompat dan teriak mengikuti lagu. Eh, sudah ya? Tapi aku malah malu untuk melakukan itu semua *norak banget* HAHAHA. Biarlah Album Konser ini yang menemaniku teriak dan loncat-loncat di kamar, sendirian *smirk*.

Jadi, apa memorimu tentang lagu-lagu Dewa? You tell me!

Jan
25

Wira dan Nauval

Kemarin gw abis ktemuan sama Wira dan Nauval. Duo cowok domisili S’pore ini punya khasnya masing-masing. Nauval dengan movie freak, chatty dan dengan baik hati mau membuatkan resume ku dalam bahasa inggris. Wira, yang bagiku baru bertemu muka setelah kenal di hari yang sama aku kenal dengan Didats. Beberapa kali mampir ke blognya, chatting, menjadi downline ku di milis, menimbulkan kehebohan sedikit tapi ya sudahlah™ itu sudah berlalu.

Wira: “Golda, nanti ketemuan di PIM2 ya”
Golda: hmm.. PIM2 deket sama kantorku “Ayuk ayuk.. Wira ajak pacar yah! Biar gak berduaan”
Wira: “Yuli gak bisa deh kyknya. Ada Nauval koq”
Golda: “Oh OK deh.. c u there”

Setelah bertemu.. setelah ngobrol sejaman.. sempat terlintas

Wira: “Kenapa lo kelihatannya ketakutan gitu kalo misalnya kita ketemuan berduaan?”
Golda: “Err.. ya supaya gak menimbulkan.. ”
Wira: “Lo kyknya jadi paranoid takut dibilang flirting ya?”
Golda: “Err.. iyah..” *muka kecut*

Paranoia ku terbentuk akibat image pandang selama ini. Actually i dont even care what people thought because I know what I’ve done, tapi mau tidak mau harus mengikuti permainan yang ada. Pelan.. aku ingin menunjukkan apa yang terjadi sebenarnya.

Pages (9): « 1 [2] 3 4 » ... Last »
free web site hit counter