9olda.net
Oct
24

Ndoro Putri Ayu

Tidak terasa sudah sebulan aku kenal dengan lingkungan kerja yang baru. Tidak terasa juga sudah 2 minggu aku tidak pulang ke Jakarta, dan sepertinya akan masih ada 2 minggu lagi aku di sini. Sejak awal kedatanganku, macam-macam sudah sebutan yang dilontarkan ke aku. Paling tidak aku bisa cerita disini.

Mbak
Panggilan ini yang paling umum diucapkan kepadaku. Dari anak-anak counter, atau karyawan lain yang kurang begitu akrab denganku, cewek-cewek Dept FO yang beberapa tahun diatasku, satpam yang tiap hari kusapa setiap datang kerja, sampai teman kerjaku sendiri yang namanya Mbak Kadek (Mbok Jegeg aku biasa memanggilnya).

Non
Nah yang ini biasa diucapkan dari mulut bapak-bapak yang sekiranya sudah punya anak seumuranku. Biasanya si Pak Mas’ud, kepala Dept Rekreasi, suka menyapaku sebutan itu, sambil mengajak mau naik permainan apa hari ini.. Sayang, Boom Boom Boat nya belum selesai di renovasi, padahal aku sudah tidak sabar menunggu untuk segera mencobanya.

Pak Guntoro, sopir yang selalu mengantarku kalo ke Erpot Juanda atau belanja peralatan di Sby/Mlg juga suka memanggilku seperti itu. Aku ingat, kapan itu kita belanja ke Surabaya, yang nyetir malah aku, dan dia menjadi navigasi sambil bercerita macem-macem.

Dan akhirnya beberapa anak terminal (Dept Lukis, Teknisi, Supir, Pengawas Bangunan) juga mulai memanggilku itu.

Bu
Haiyah, ini panggilan yang lumayan membuatku gerah. Aku selalu ngomel bila dipanggil ‘Bu’. Sepertinya aku tidak seTUA itu deh. Dulu aku pernah dipanggil ‘Bu’ sama Mbok Jegeg dan anak-anak counterku. Untungnya sekarang tidak lagi. Hanya saja si Mas Yudho (Pengawas Bangunan) sering iseng memanggilku ‘Bu’ saat aku memberi tugas kerja yang terlalu cerewet mengenai hasil kerjanya.

Mei-mei
Aku kaget! Ngapain juga Mas Sofyan (Dept Lukis) berani-beraninya menyapaku seperti itu. Rasanya terlalu aneh karena aku tidak biasa. Aku hanya tersenyum simpul mendengarnya, tapi tidak menanggapinya.

Nik
Kependekan dari Nonik, sebutan biasa bagi orang Malang ke cewek chinese. Itu pun aku anggap sama ketika orang-orang memanggilku Non. Meskipun tidak banyak, tapi ya ada saja yang memanggilku seperti itu.

Mami

Ndhi mmMAMImu, Mbok? Wis teko durung?

Ini pengakuan dari Mbak Kadek (Mbok Jegeg), bahwa setiap pagi Mas Yudho sering mencariku jam 10 pagi dengan kata-kata ini.

Ndoro Putri Ayu
Entah siapa yang mulai, tapi aku ingat Pak Tri, Dept Pengawas Bangunan yang mulai mengajakku ngomong pakai bahasa jawa halus (entah kromo atau kromo inggil) yang akhirnya membuatku aku bengong dan spicles. Dan tidak lama aku mendengar Mas Yudho bilang pada temannya:

“Sek yo, aku tak ngeterno Ndoro Putri Ayu nang FO

Mau tidak mau mukaku menjadi merah, sambil nyubit yang mbonceng aku ke FO. Sia-sia saja aku menolak di panggil ‘Ayu’, karena aku tidak merasa cantik.. Tapi ya toh dia tetap memanggilku begitu. *Sigh..*

Oct
19

Malang Dingin

Pagi ini bangun dari tempat tidur rasanya malaassss sekali. Udara dingin karena pagi-pagi sudah hujan. Ingin rasanya meringkuk dibalik selimut dan kembali tidur. Aduh, padahal kapan lagi bisa tidur nyenyak 12 jam dengan udara yang nyaman seperti sekarang?? Sudah sudah.. aku bangun dari tempat tidur, bahkan adikku sudah masuk ke kamarku untuk membangunkan aku. Kuambil handuk, mandi dengan air panas.. hmm.. nyaman. Siap-siap berangkat. Tidak lupa aku diingatkan kalo mau berangkat kerja untuk memakai jaket karena udara di luar dingin.

Sudah 2-3 hari ini di Prigen, Pasuruan, seharian hujan, tempat kerja tambah sepi, tapi membuat aku lebih bisa memfokuskan kerjaan tanpa terganggu. Kemarin saja aku berangkat kerja naik ojek, sambil disirami hujan, motor tetap menanjak ke arah tempat kerjaku. Mulai agak deras, aku menepi. Hujan tidak kunjung reda, aku bungkus sepatu dan kawos kakiku ke dalam kantong plastik, aku lipat celana panjangku, dengan jaket seadanya aku minta diantarkan lagi. Sudah biar saja.. biar celanaku basah.. yang penting sampai.

Kapan ya Jakarta bisa seenak ini udaranya?

*SUMMON KEHANGATAN*

  • Kasur yang empuk dengan selimut tebal
  • Menyeruput wedhang jeruk nipis
  • Jaket musim dingin berbulu domba
  • Soto/Rawon yang baru dipanaskan
  • Mandi air panas.. hm.. Songgoriti?
  • Pelukan dari belakang.. alias UDPK

***

Kasih Jangan Kau Pergi - Bunga

Wajahmu selalu terbayang, dalam setiap angan
Yang tak pernah bisa hilang walau sekejab
Ingin slalu dekat denganmu, enggan hati berpisah
Larut dalam dekapanmu, setiap saat.. setiap saat..

Oh kasih, janganlah pergi, tetaplah kau slalu di sini
Jangan biarkan diriku sendiri, larut di dalam sepi
Oh kasih, janganlah pergi, tetaplah kau slalu di sini
Jangan biarkan diriku sendiri, larut di dalam sepi
Hanyut di dalam sepi.. oo oo Kasih jangan kau pergi

Terlelap dalam belaianmu, takkan pernah ku lepas
Biarlah diriku kau manja, dalam pelukan
Gemulai setiap gerakanmu, membuatku slalu rindu
Kukecup lembut bibirmu, ku sayang padamu.. ku sayang padamu..

Reff 2x

Pages (3): [1] 2 3 »
free web site hit counter