9olda.net
Jul
26

Golda Di Goda

Di suatu sore aku sedang ke suatu supermarket kecil khusus makanan Jepang di daerah Wijaya Center, namanya Cosmo.

*Maido Okaiage Arigato Gozaimasu*
*Matano Okoshio Omachi Shiteorimasu*

Aku sedang melihat-lihat makanan di deretan mesin pendingin, berpikir untuk membeli satu set sushi.
“Belinya sebentar lagi aja, mbak” kata seorang pramuniaga.
“Hmm.. kenapa? Kena diskon ya?” tanyaku.
“Iya, Mbak” jawabnya.
“Memangnya kapan jam diskonnya?”
“Itu, bentar lagi mbak, jam 6″ katanya sambil menunjuk jam.
Aku melirik ke arah jam tanganku, sudah jam 6 tepat.
“Mana Mas? Udah belum? Kan udah lewat jam 6″ jawabku keukeuh.
“Tunggu sebentar lagi aja.. emm.. baru pulang kuliah ya, mbak?”
“Hm.. pulang kerja” kataku tegas, sambil mulai curiga.
“Ohh.. kerja dimana, Mbak?”
“Hm.. pondok indah”
“Di pondok indah dimananya, Mbak?”
Keukeuh juga, pikirku. “Di Rumah Sakit Pondok Indah” jawabku, ngarang.
“Ohh.. perawat ya, Mbak? Atau resepsionis?”
“Hm.. Customer Service”
“Ohh.. rumahnya jauh ya, Mbak?”
“Enggak”
“Emang dimana, Mbak?”
Aduh.. ngapain sih ni orang? “Di Ampera sini koq”
“Ohh.. kirain jauh, Mbak. Kirain di Tangerang atau dimana gitu”
Aku: hanya tersenyum simpul.
“Boleh ngga, Mbak? Mampir kapan-kapan?”
“Haa..? Mampir kemana?” pura-pura ngga tau.
“Ke Ampera, Mbak” sambil nyengir..

*gubraks*

Aku kabur..

Jul
22

Giving Choices

Aku ada jeruk bali dan pisang, make a choice…
Emm.. aku terserah kamu
Gak boleh, kamu harus pilih salah satu!
Hmm..” *lama sekali* “.. Kalau begitu, aku pilih pisang saja
Kenapa?” dengan sedikit rasa kecewa karena sebenarnya dia tahu kalau tadi sore aku sengaja membeli jeruk bali untuk dimakan bersamanya.
*diam..*
Aku ngga mau merepotkan, kalau pisang, tinggal kupas lalu dimakan. Kalau jeruk bali kan harus memotong-motong terlebih dahulu
*mukaku cemberut*
Kamu mau aku pilih jeruk bali? kalau memang begitu, kenapa memberi pilihan tadi?

***

Welcome to Females World! She’s giving her man choices, but despite that, she has her own choice. And she’s stick with it. So what’s the point of giving him choices? Or does she wished that he’ll understand her in the inside? Or just being emphaty? Still a mistery, I guess.

What do you think?

Pages (5): « 1 [2] 3 4 » ... Last »
free web site hit counter